Bank Sepakat Restrukturisasi Utang Waskita Karya Diperpanjang 10 Tahun

Berita298 Dilihat

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengatakan sejumlah bank menyepakati proses restrukturisasi utang PT Waskita Karya Tbk (WSKT). 

Wakil Menteri BUMN I, Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan sebagian besar perbankan sepakat untuk memperpanjang waktu jatuh tempo utang dalam perjanjian restrukturisasi induk atau Master Restructuring Agreement (MRA) Waskita Karya.

“Kami akan perpanjang mungkin 10 tahun dengan pembayaran pokok dan bunga yang bertahap. Memang yang menantang saat ini yaitu negosiasi ke pemegang obligasi,” kata Kartika, saat dijumpai wartawan di Ritz Carlton, dikutip Selasa (15/8). Dia menjelaskan perpanjangan 10 tahun dimulai dari 2023.

Walau menantang, Tiko berharap para pemegang oblogasi dapat kooperatif untuk bisa mengikuti skema pembayaran utang. Saat ini, katanya, BUMN juga melakukan negosiasi restrukturisasi utang kepada para vendor.

Dia mengungkapkan Waskita Karya akan melanjutkan dan menyelesaikan proyek-proyeknya dengan Hutama Karya (HK). Pendapatan dari penyelesaian proyek itu, akan digunakan untuk membayar utang ke vendor.

Sebagaimana diketahui, saat ini Waskita sedang dalam masa sanggah atau standstill, sehingga menunda seluruh kewajiban pembayarannya kepada kreditur maupun vendor. Demikian halnya dengan BUMN karya lainnya, Wijaya Karya yang juga berada dalam masa standstill. 

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengatakan sedang menyiapkan skema restrukturisasi bersama pemberi pinjaman lainnya dalam perjanjian restrukturisasi induk kepada PT Waskita Karya Tbk dan PT Wijaya Karya Tbk. 

Hal ini berkenaan dengan rencana restrukturisasi terhadap debitur dua perusahaan konstruksi pelat merah tersebut. Tercatat, liabilitas Waskita hingga semester pertama 2023 mencapai Rp 84,31 triliun, sedangkan liabilitas WIKA mencapai Rp 56,7 triliun.

Menukil laporan keuangan Waskita hingga Juni 2023, perusahaan memiliki utang bank jangka pendek Rp 801,12 miliar. Sedangkan, utang bank jangka panjang mencapai Rp 46,14 triliun. Sedangkan, Wijaya Karya tercatat memiliki utang bank jangka pendek Rp 14,66 triliun. Sedangkan, utang bank jangka panjangnya mencapai Rp 5,58 triliun.

Baca Juga  5 Fakta Duel Elon Musk vs Mark Zuckerberg Disiarkan di X, Cek Tanggal Adu Jotosnya : Okezone Economy

“Penyusunan MRA dengan semua kreditur dan vendor untuk memformulasikan skema restrukturiasasi yang terbaik yang optimal,” kata Direktur Manajemen Risiko BMRI Ahmad Siddik Badruddin dalam konferensi pers, Senin (31/7).

 

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *